Jumat, 29 Agustus 2025

Dibawah Pohon Rindang

1 pohon besar beringin
dengan akar besar bagai batangnya
menaungi dan tempat duduk melihat 
ke arah lapang
tidak ada pohon lain dengan sulur menjuntai 
tempat si kaku yang merasa bunga dan 
tanaman lain hanya bermain bersama
pada dirinya yang dahulu berkata
ingin dirinya menjadi naungan teduh
menumbuhkan buah-buahan
tempat para putri tertidur 
tapi dirinya sadar si kaku itu pohon jati
yang berpikir seperti beringin
menerima keadaan terlahir sebagai
kayu yang diukir 
tempat dirinya berlabuh dirumah yang dihuni
yang memilihnya untuk di letakan 
di tempat dimana sepasang mata yang melihat
oh aduhai! darimana kamu dapat? 
1000 tahun lamanya takan lapuk 
termakan rayap 
biarlah, biarlah aku bukan beringin 
yang menjadi tempat tidur lelap
pada hamparan pasir dan kerasnya akar




Sabtu, 16 Agustus 2025

Selamat Dirgahayuuu'k

tring tring 
Bel angin berbunyi mengalun
seseorang memasuki ruangan 
dengan interior dinding Serba putih,
Bumi memesan Menu di kasir 
" Iced Cappucino large nya "
" atas nama siapa mas ? "
tanya Barista 

" Bumi "
" bener ini Bumi? bukam Bima atau Bimo? "
Barista bertanya lagi 
" iya Mas nya, nama saya Bumi "

" oh, sudah rada jarang nama Bumi, 
kakak adeknya Mars atau Saturnus ya "
Barista mencoba mencairkan suasana

" Bukan Mas, Neptunus dan Jupiter " Goda Bumi meneruskan 
" ini 1 Cappucino Large nya 
atas nama Bumi " 
"Terima kasih " 

tring tring 
bel angin kembali berbunyi, 1 pelanggan datang 

" Bumi, kamu sudah sampai "
" iya Rinjani " 
" eh tempo lalu aku janji mau traktir kamu " 
ucap Rinjani " 
" aku senang kamu datang " ucap Bumi 
" bagaimana dengan kue nya " tanya Rinjani 
" tidak, aku nanti saja, kamu mau pesan apa? aku pesankan " 
" hmm sama saja denganmu " 
" baiklah " 

Bumi kembali memesan
" Mas 1 Cappucino Large " 
oke atas nama Bumi ya "
bukan Mas, beda orang ini

" oh Siapa Mas ? " 
" Rinjani " 
" oalah ini lagi ada club hiking disini,
yang 1 Bumi yang 1 Rinjani, nanti ada lagi ga Mas temenya gitu, Slamet atau Merapi " Barista terus mencairkan suasana

gada ko Mas, 
temen saya cuma 1 yang datang " 
" oke 1 Cappucino Large 
atas nama Rinjani ya " 
" Terima Kasih "


Bumi mengantarkan pesanan 
" Nih Rinjani " 
" Makasih Bumi " 
" Bagaimana Kabarmu ? " 
" Alhamdulillah seperti yang kamu lihat " 
" jika kamu merasa baik aku turut senang " 
jawab Bumi
" Bagaimana dengan Mu ? " 
" Alhamdulillah aku membuka studio lukisku di Desa, 
mungkin kamu bisa mampir " 
"boleh, hari Minggu ini jadwalku libur "
" kamu masih aktif Rinjani ? " 
" tentu saja, oya profile keanggotanmu telah di review Bumi " 
" apa aku sudah dapat bergabung ?" 
" masih menunggu kabar, jika kamu bagian dari Anggota kamu menetap di Jakarta " 
" aku sudah hafal tentang Jakarta " 
" Bagaimana dengan Keluargamu ? " 
" Mereka mengizinkanku Memilih Jalan Hidupku " 
" itu bagus " 
" aktifitasku dikeanggotaan tidak mengganggu pekerjaan yang Bapaku berikan " 
" aku rasa itu dari Inisiatifmu dari hanya sekedar pekerjaan " 
" aku rasa, jika aku berkata aku merasa bertanggung jawab itu terlalu berlebihan " 
" tidak juga, Brigada Pacalang memang di beri tugas seperti itu " sahut Rinjani
" kamu selalu tahu sebelum ku beritahu " 
Bumi tampak tidak terkejut lagi

" Rinjani " 
" ya Bumi " 
" apa kamu bisa menebak apa yang akan ku katakan nanti ? "
" aku bukan peramal " jawab Rinjani tegas
" Mas Bumi " 
Barista menghampiri 
" ya ada apa ? " 
" ini ada menu special hari kemerdekaan " 
" oh iya Mas, ntar dulu " 
" nggih " Barista berlalu menawarkan pada pelanggan yang lain

" Rinjani sudah 3 tahun berlalu dari misi portal itu " 
" ya benar " 
" aku telah mendapat pekerjaan di kota, kamu masih bekerja di penelitian dan Organisasimu ? "
" ya " 
" dari pengalaman pekerjaanku kini aku akan bekerja sebagai Operasional Manager di perusahaan di Jakarta " 
" itu Bagus " Rinjani menyemangati 
" aku rasa Penghasilanku mapan untuk berkeluarga " Bumi mulai memperhatikan Rinjani 
" aku rasa begitu " Rinjani membalas seadanya 
" kalo kamu setuju, aku berencana menikah denganmu " Bumi tampak sungguh- sungguh
" Aku ? " Rinjani heran 
" ya " Jawab Bumi 
" kenapa aku ? " tanya Rinjani 
" kamu bertanya padaku, sementara Rinjani selalu mengetahui tentangku " Sahut Bumi
" karena tentang misi " 
" kalo begitu, misi ku juga berencana menikah dengan mu " jawab Bumi 
" Bumi, aku pikir ada banyak perlombaan 17an di paguyuban " 
" tentu saja " 
" mari lihat bersama "  

Kamis, 14 Agustus 2025

Tak Kubiarkan Gelap

Allahu Akbar

kebesaran Cahayamu 

Bagai Pelita yang terang benderang 

Terangmu tidak engkau biarkan Gelap

Terangmu selalu terbit di setiap Ihsan 

Ya Allah Ya Rabb ku 

engkau jadikan Siang mengawasi Malam 

engkau Jadikan Malam yang berjaga 

untuk Siang

Ya Allah ya Rabbku 

Tidak engkau biarkan 24 jam tanpa Siang 

di dalam kesadaran jiwaku 

ya Allah ya Rabbku 

dengan Dzat Cahayamu 

saling memancarkan 

Jadikan Cahaya Imanmu 

memandu kami 

Jadikan Cahaya Ilmu mu

Cahaya Islam 

menyelamatkan kami

melindungi kami

Menjaga kami 

Pelitamu yang berbinar 

menghantarkan cahayamu 

Tak  kubiarkan gelap

ketika engkau selalu terbitkan terang